Posted by: citra on: Januari 9, 2008
Aktor satu ini membuat saya kagum dengan pemikiran bahwa popularitas adalah bonus. Kayaknya jarang ya seleb aktor dan aktris yang punya pemikiran seperti ini. Pernyataan diatas saya simak dari wawancara Lukman Sardi dalam suatu berita hiburan di salah satu TV swasta. Dalam wawancara tersebut Lukman Sardi menyatakan bahwa bekerja dalam film merupakan suatu prestige tersendiri apabila dibandingkan dengan bermain sinetron. Walaupun memang Lukman mengakui bahwa sinetron menghasilkan materi yang berlimpah dan diakui materi juga penting tetapi tetap harus seimbang. Lukman mengatakan jika dengan akting tersebut maka aktor atau aktris tersebut terkenal maka itu adalah bonus karena telah berakting dengan baik.
Jika dikaitkan dengan keadaan selebritas Indonesia sekarang dan apa yang disajikan oleh berita hiburan pada saat ini, bikin saya gemes. Apakah hanya skandal, putus cinta, kawin cerai, perebutan anak saja yang bisa disajikan pada pemirsa? Walaupun ada juga yang menyajikan perjuangan selebritis dari nol dan prestasi selebritis tapi perbandingannya sangat sedikit dengan gosip yang jumlah penayangannya lebih banyak. Malahan klo dilihat selebriti yang terkenal adalah selebriti yang punya skandal paling heboh. Dan yang paling sedih semakin malang selbritis tersebut makin terkenal-lah dia. Kok aneh ya? bukannya prestasi yang disorot malah skandal-nya yang dibikin heboh. Kalau ada yang bilang resikonya selebritis adalah privasinya juga milik publik, itu mah OMONG KOSONG. Walaupun memang publik adalah salah satu faktor yang membuat selebriti menjadi populer tapi ya klo privasi mah MASING-MASING.
Jadi ayo selebriti (aktor, aktris, penyanyi, pelawak, seniman, penari dll.) Indonesia berjuanglah dengan memberikan kami para pendukungmu karya dan teladan yang terbaik!
Saya menulis semua ini karena saya ingin selebritis Indonesia maju selangkah bahkan seribu langkah ke depan dengan karya-karyanya. Saat ini Indonesia menjadi sorotan karena karya-karya kesenian anak bangsa sedang digemari banyak orang khususnya di Asia Tenggara bahkan Internasional. Semoga keberhasilan ini bukan puncak tetapi merupakan jalan yang sedang menanjak menuju arah yang terus lebih baik lagi dan menjadi kebanggaan Indonesia khususnya dalam ranah kebudayaan dan hiburan. Jadi inget ya kata Lukman Sardi “Popularitas adalah bonus”.
Eh kok jadi emosi gini ya? yah ini kan curhatan dan kegemesan saya. Klo ada yang gak berkenan yaudah jangan dibaca,hehehe.
Hidup dunia hiburan Indonesia!!!!
kebanyakan artis sinetron mana mau memilih skenario. asal ada tawaran, mereka pasti ambil. siapa sih yang ga mau duit. belum lagi masyarakat kita yang nggak kritis. disajikan tontonan seperti itu kok mau2 saja.
yup! setuju banget
Lukman Sardi emang hebat!
wah…. gw suka lo nih.. lukman sardi,
da aktingnya bagus, pikirannya pun mantap…
iyah aku juga suka aktingnya lukaman sardi udah cakep total.aku jadi jatuh cinta
lukman sardi emang pemain watak…
mulai tertarik waktu dia main di film 9 naga ma Naga Bonar jadi 2, dipikir kenapa gak Lukman sardi aja ya yg jadi bonaga???
Apalagi yang terbaru sekarang, dia meranin Ikal di laskar pelangi…wah pilihan tepat tuh…!!
lukman sardi…
ngefans bgd ma lo om ..
gw seneng bgd liat tatoo yg ada di perutlo om..
heee
lukman sardi?hmmm.. cakep bo’ keren,akting top dah
gw juga ngefans bgd ma doi
gw juga kagum n salut banget ama lukman sardi!!
Januari 14, 2008 pada 1:49 am
Lukman Sardi memang hebat ya… bisa bikin banyak orang kagum sama dia karena aktingnya yang bagus
Salam kenal,
Daniel Malau