Lovymovie’s Weblog

I write everything I like, I love and everything that happened surround me

Weekend ke Museum Yuuu Februari 24, 2008

Diarsipkan di bawah: fun place, ulasan film — citra @ 5:03 pm

night at the museum

Weekend di depan mata, biasanya muncul pertanyaan “ke mall mana kita hari ini?” atau “makan di warung atau restoran mana kita hari ini?”. Biasanya juga kita sering menghabiskan waktu dengan nonton DVD atau nongkrong bareng teman-teman sebaya ke tempat paling gaul.

Tapi malem minggu kemarin saya putuskan untuk duduk di depan TV, nonton film Night at The Museum yang diperankan oleh Ben Stiller. Jadi gini ceritanya, Adam Sandler berperan sebagai Larry Daley seorang satpam jaga malam di sebuah museum nasional kota New York. Di malam pertamanya bekerja, ternyata seluruh objek pajangan di museum tersebut mendadak hidup dan berkeliaran di dalam museum. Ada replika fosil T-rex yang bertingkah laku seperti anak anjing, miniatur koboy yang selalu ribut sama miniatur alexaner the great, dan patung monyet kecil yang tingkah lakunya jail dan sering bikin Larry kesal. Tapi dengan bantuan si patung Teddy Roosevelt, Larry berusaha untuk mengatasi masalah yang dihadapinya tiap malam atau dia bisa dipecat. Salah satu cara untuk mengatasi dan menghadapinya adalah dengan mempelajari latar belakang sejarah masing-masing objek pajangan museum tersebut, jadilah Larry ke perpustakaan dan membaca buku-buku sejarah dan mempelajari seluruh objek pajangan di museum. Memang kemudian Larry bisa mengatasi masalahnya, tapi tidak lama masalah yang baru ternyata muncul dari kapsul mummy yang suka bikin ribut.

Terusannya sie ya nonton aja deh sendiri. Film ini cocok untuk disaksikan bersama seluruh keluarga, selain lucu ada pesan moral yang bisa diambil dari film ini. Pesan moralnya adalah yuk maen (lagi) ke museum. Seiring berkembangnya jaman teknologi seperti internet, acara TV baik nasional maupun internasional, belum lagi mall yang bertebaran dimana-mana dimana didalamnya menyuguhkan berbagai kesenangan. Ortu jaman sekarang juga lebih memilih untuk mengajak anaknya ke mall main di time zone, belanja ke F.O, makan di restoran yang paling mak nyuss. Anak-anak sekarang lebih paham dan paling hapal sama tokoh-tokoh di serial Naruto atau remaja sekarang lebih anteng kalo baca teenlit dan rela ngantri panjang di loket cineplex 21 buat nomat (termasuk saya,hihihi). Udah jarang denger anak kecil menghapal nama-nama dinosaurus atau nama-nama kerajaan Indonesia.

Klo dibanding jaman saya dulu sekitar 14 tahun yang lalu, klo gak tau nama-nama kerajaan di Indonesia bisa diketawain orang. Makanya sampe SMU nilai pelajaran sejarah saya jeblok mulu, hehehe. Beruntung juga waktu SD bisa nonton film Jurassic Park bikinannya om Steven Spielberg, sehingga saya ngefans banget sama dinosaurus dan sempet punya dompet merah ada gambar dinosaurusnya(kemana ya tu dompet?) yang saya pake sampe SMP kelas satu.

Pengalaman saya ke Museum bisa diitung jari sebelah tangan, yaitu ke Museum Sri Baduga kelas 4 SD trus ke Museum Gajah atau Fatahillah yang di Jakarta (lupa persisnya yang mana) pas kelas 1 SMP. Ke museum Sri Baduga karena saat itu ada pentas lumba-lumba yang diadakan tepat di lapangan Tega Lega diseberang Museum, jadi biar dibilang study tour ya sekalian ke museum toh tujuan utamanya mah nonton lumba-lumba, hehehe.

Setelah sekian lama di Bandung, saya juga belum pernah namanya masuk museum Geologi. Kesian ya saya?hehehe. Makanya setelah nonton Night at The Museum saya bertekad untuk kembali berkunjung ke museum, mengasah kembali otak dan meningkatkan rasa keingintahuan akan sejarah dunia dan nasional. Kata orang sie kita belajar sejarah untuk mempelajari kesalahan yang terjadi di masa lalu dan tidak mengulangnya di masa sekarang kemudian menemukan inovasi dan penemuan untuk masa depan yang lebih baik. Betull tidaaak? (Aa Gym, mode:on)

 

Leave a Reply