Lovymovie’s Weblog

Jeritan Mahasiswa Abadi

Posted on: Desember 30, 2007

Yap itu saya, ini tahun ke-7 saya kuliah. Seharusnya 2 tahun lalu saya lulus, tapi ya itu kan “seharusnya” dan tidak bisa memundurkan waktu kembali. Orang tua saya sudah terlalu sabar untuk menunggu tanggal wisuda saya datang, tapi anak yang kurang ajar ini belum kunjung mengabarkan berita baik itu. Sampai hari ini tidak ada satu kata yang mendesak dari mulut papa supaya saya cepat lulus, ah papa dari dulu memang selalu diam. Papa sang pencari nafkah yang selalu bekerja keras untuk menghadapi istri dan 3 anaknya ini tidak pernah ngomel betapa capeknya beliau ketika harus bulak-balik keluar kota dan pulau jawa. Padahal dengan jadwal yang “gila” seperti itu bisa membuat papa jatuh sakit. Tapi Papa tetap sehat karena didampingi Mama yang setia dan pengasih, merawat Papa dari pagi sampai menjelang tidur. Di mata kami anak-anaknya rumah tangga mereka nyaris tanpa cela walaupun tidak pernah sempurna.

Kembali ke masalah saya yang alih-alih mendapat gelar sarjana malah mendapat mahasiswa abadi. Dulu kenapa saya pilih jurusan ini, ya karena saya ingin. Tapi ternyata ga cukup dengan ingin, tahun pertama kuliah sangat ga betah, rasanya mau keluar. Tapi saya ga sanggup bilang sama orang tua,akhirnya saya pendam sampai sekarang dan berbuntut kemelorotan akademik di kampus. Saya jadi malas ke kampus, males buka textbook, males bikin tugas. Orang bilang males saya udah kronis dan susah disembuhkan, saya yang dibilang begitu cuma bisa nyengir kuda (ya abis gimana, wong bener kok). Skripsi saya pun ga mulai-mulai, saya jadi terlena dengan hobi lama dan malah jadi kebiasaan,yaitu nonton film dan baca buku fiksi. Rak buku saya penuh dengan koleksi DVD, komik dan novel. Mama saya bilang “Mbo rak-mu itu diisi buku kuliah, jangan cuma novel tok!”. Sebenarnya buku kuliah saya juga ga kalah sama koleksi novel saya, tapi belakangan saya menyadari buku2 kuliah lebih sering saya pinjamkan ke teman sekampus daripada saya baca sendiri. Tiba2 saya mengurung dari dunia luar, saya jarang bertemu dengan sahabat-sahabat saya. Saya hanya menyapa mereka lewat telefon atau sms, bertemu pun hanya sesekali. Kehidupan saya berputar-putar di tempat itu-itu saja, saya hampir frustasi.

Saya dari kecil alhamdulillah hidup dengan berkecukupan. Makan ga pernah kurang, uang jajan ngalir terus walau jumlahnya ga banyak, sandang minimal ga ketinggalan mode dan trend,transportasi lancar. Tidak hanya harta, ortu juga mendidik rohani saya. Anda yang baca pasti akan berkata “Elu tu kurang apa coba?”. Sungguh saya sudah berusaha mencari tahu apa yang saya mau, saya baca buku-buku peningkat motivasi, saya ikuti seminar-seminar meningkatkan spiritualitas. Hasilnnya: saya teuteup aja clueless a.k.a gelap gulita.

Ditengah kerasnya kehidupan, banyak orang yang ga beruntung dalam hidup mereka. Ga bisa makan, pengen sekolah ga punya uang, cari kerja susahnya minta ampun, kaki buntung, tangan buntung, tuli, buta, bisu, kena HIV/AIDS, kena kanker, anak yatim piatu,istri yang mengalami kekerasan. You name it! Saya memang orang yang ga bersyukur, kehidupan saya jelas2 lebih baik dari mereka yang saya sebutkan diatas, tapi Ya Allah ada sesuatu yang hilang dalam diriku, dan jika tidak menemukannya saya takut akan kehilangan diri saya sendiri(bukan.. bukan bunuh diri. hmm bukan juga schizopren…)Andaikan jiwa ini harus dicambuk untuk mendapatkan kembali yang hilang itu, saya rasa saya rela asalkan tidak kehilangan Tuhan saya….

13 Tanggapan to "Jeritan Mahasiswa Abadi"

ya apyunn, kamu knp cibmun…???
kayanya kamu mst gnt nama deh, cibmun kan identik ma pahlawan bulan (sailor moon githu!?) tapi dia mah da jagoan, kegelapan aja bisa dilawan… Nah, kamu jg belajar dr dia ya, setdknya kmu juga mst bisa melawan kegelapan. ga usah kuat ko biar bisa lawan kegelapan, cukup tenaga buat pindahin saklar listrik ke posisi “ON”, terang deh, jadi ga gelap lagi!

setidaknya, saat ini kamu udah bisa menyimpulkan, tinggal di evaluasi dan menjalankan! (memang enak ngomong tuh!) tapi tenang aja aku juga masih berjuang kog (berjuang ga yaa…? aku juga tanda tanya nie…) tapi cibmun, karena kadang ada support dari kamu, aku yang menyandang pemalas juga, terkadang bergerak untuk mengikutimu…So, kamu g jelek2 amat kog, tinggal menemukan waktu untuk memperbaiki, dan waktu itu bukan ditunggu tapi di cari, ox!!!

aqu jg g lancar kog di hidup ni, khususnya kuliah =b hehehe…so, qta berjuang breng yux!biar kamu g kesepian lagi… i love u, prent… Chayyooo…

Waduh aduh emang jurusan apa toh? kok ga betah? emangnya sebelum masuk ke college ga dipikir2in dahulu dgn matang?

@ chinta
hiks… (tuh kan terharu lagi gw)
thanks pren! love u2šŸ™‚

ci, ud ga bk yahoo ya???

sabar kamu tidak sendiri

asslm,mo bilang goblok ke elu gak bisa, mo bilang elu kurang ajar juga gak bisa,kenapa gua mo bilang elo goblok, bila elo udah ngelangkah resiko apapun harus elo hadapi walaupun itu yang elo mau atw enggak elo harapin, sobat hidup adalah tantangan kita pasti diberi kelebihan untuk ngadepin tantangan itu walau kadang elo enggak akan sadari ex. ortu yang mampu, punya kawan seabek yg bisa dimintai tlg. gua tau perasaan elo karena gua juga ngalami tapi dari awal gua sudah berpikir ibu gua yang membiayai banting tulang nguliahin gua sedang ayah gua sakit stroke. yang gua bayangi gimana kl posisi ortu di tukar jd kita, apakah perjuangan mereka sia-sia, apa yang mereka peroleh setelah banting tulang demi kita. bayangkan itu……………..

gMn perasaanMu skr?

dah da prkmbangan ap?

sMua tu dah da jLnny,..qt cM brkwajiban ngejaLanin dgn brusaha mnuju ke prbaikan,..
intinya ap ya? q jg bingung,

yah, bersyukurLah dgn sMua yg qt punya,n wujud syukur mungkin bs dilakuin dgn mnjadikan diri ne brmanfaat.

sy jg sedang mengabadikan diri di kampus, sekarang tahun ke 5,5 T_T

[…] dan “mahasiswa tingkat akhir”, saya nemu dua tulisan menarik yang satu berjudul “Jeritan Mahasiswa Abadi” satu lagi judulnya “Mahasiswa Abadi vs Pengangguran”. Blog tersebut menceritakan […]

Malang sekali nasibmu, udah dikasih semua malah di sia-siain. Aku aja yang hanya lulusan SMA pingin kuliah gak kesampaian karena faktor finansial, situ yang tinggal masuk aja gak bisa memanfaatkan dengan baik. Dasar orang ***** (sebut aja sendiri, kamu pengen apa).

[[Andaikan jiwa ini harus dicambuk untuk mendapatkan kembali yang hilang itu]] Emang segampang itu ya? Emang kalau dah di cambuk jiwa yang hilang pasti kembali?

IKh… ya allah … saya terharu bngt ,,,
tapi semangat terus …. aku doain semua mahasiswa yang belum lulus2šŸ™‚ agar cpet lulus dengan sempurna…

Emang gak enak jadi “mahasiswa abadi”. Gw jg mahasiswa abadi, udah 6 tahun blm lulus2! Keluarga or temen2 banyak yg nanya “kapan lulus??”, duh gw paling anti sama pertanyaan itu. Sekarang lagi tahap bikin skripsi, tapi baru bab 1šŸ˜¦. Tapi, ini pasti ada hikmahnya koq..

gw yang 8 tahun santai aja…semua butuh waktu dan tingkatan IQ seseorang beda-beda…gak usah minder berani berbuat berani bertanggung jawab…cuek aja jalani hidup gak usah mikirin gengsi..good luck

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

I love what I wrote

Ini blog pertama saya yang berisi hal-hal dan hil-hil yang saya temukan, lihat, dengar, rasakan di sekitar saya. Semoga bermanfaat dan berminfiit bagi anda yang membacanya. Silahkan meninggalkan komentar cihuy dan cuhiy di blog saya yang gembira dan gembari ini. :)

who’s online

Desember 2007
S S R K J S M
    Jan »
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  

Klik tertinggi

  • Tak ada

pencetan sakti untuk hari ini

  • 101,742 orang sakti

other blog

%d blogger menyukai ini: